Support System

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak kejadian, aktifitas, pengalaman yang terjadi hingga suatu peristiwa yang mengandung unsur emosional. Misal ketika anda mengalami kejadian yg menyedihkan atau kejadian yang begitu berat, anda membutuhkan tempat berbagi cerita, membagikan apa yang anda rasakan kepada orang yang anda percaya. Kemudian orang yang mendengarkan anda, memberikan dukungan, semangat dan hal yang membangun diri anda menjadi lebih baik, orang tersebut telah menjadi support system anda. 

Lalu bagaimana kah arti support system secara harafiah ? Yaitu suatu bentuk dukung sosial yang berisikan orang yang dipercayakan untuk menyampaikan keluh kesah, dan mencari tempat untuk bimbingan. Orang yang bisa di jadikan support system biasanya tidak banyak, bisa berupa keluarga, adik/kakak, sahabat, dan orang terdekat lainnya yang memiliki suatu hubungan. 

Apakah penting mempunyai support system ? 

Tentu penting, karena dengan memiliki support system akan menjauhkan anda dari bermacam-macam gangguan psikologis, salah satunya depresi. Dengan berbagi kepada orang yang anda percaya akan mengurangi beban pikiran, mengurangi emosi negatif seperti takut, marah, dan lainnya. Percaya atau tidak seseorang introvert sekali pun akan membutuhkan orang yang dipercayai untuk berbagi cerita

Support system dibutuhkaan oleh siapa saja, pria, wanita, lansia, orang dewasa, remaja, bahkan anak-anak dijaman sekarang memiliki kedekatan dengan teman yang dipercayai seperti sahabat ketimbang orang tua. Hal ini menjadi topik permasalahan tersendiri kenapa anak lebih dekat kepada teman dibandingkan orang tua, sedikit menyinggung hal ini biasanya karena orang tua yang tidak mendengar apa yang ingin di katakan oleh anak, bahkan menunjukan ekspresi marah jika anak menceritakan kesalahan anak, hingga anak tidak berani bercerita kepada orang tua karena takut dan lebih memilih kepada teman.

“Perjalanan ribuan mil dimulai dengan langkah pertama.”

Lao Tzu

Lanjut pada pembahasan mengenai support system, terdapat beberapa tips yang mungkin bisa dilakukan agar support system yang di miliki lebih efektif yang bisa di rasakan efeknya pada diri kita, yaitu :

  1. Bersahabatlah dengan diri sendiri terlebih dahulu, sebelum kepada orang lain. Jangan lupa dengan istilah “cintai diri mu sendiri sebelum mencintai orang lain”, isitlah ini sungguh membantu diri anda masing-masing. Diri anda juga merupakan salah satu bagian dari support system. Sehingga ketika anda sudah bersahabat dengan diri sendiri dan pada waktu anda merasa jatuh, merasa terpuruk, anda akan lebih mudah mengendalikannya, akan jauh lebih mudah hal apa yang harus anda lakukan.
  2. Membangun support system dari lingkup yang kecil. Hal ini bisa anda terapkan pada anggota keluarga. Keluarga yang di maksud bisa orang tua, kakak atau adik, saudara seperti sepupu. Dukungan dari keluarga mempunyai pengaruh yang besar, karena keluarga biasanya akan membantu dan memberikan pelajaran mengenai hal baru dalam kehidupan, meski terkadang tidak menutup kemungkinan pandangan yang banyak dan berbeda sudut pandang dengan yang kita miliki akan menimbulkan perbedaan. 
  3. Membangun persahabtan, hal ini bukan hal yang mudah, biasanya sahabat muncul dan tercipta jika satu frekuensi dengan kita, maksudnya yaitu terdapat kesamaan yang di miliki, misal sifat, hobi, aktifitas, dan sebagainya. Jalin lah sahabat yang benar-benar sahabat, bukan persahabatan yang merugikan seperti pemabahsan sebelumnya mengenai toxic friendship. Pilih lah sahabat yang membangun diri anda, membuka wawasan baru, mengembangkan personality anda. Dan jika sudah terbangun persahabatan, jagalah sahabat anda karena sahabat orang yang akan hadir jika anda jauh dari keluarga.
  4. Efektifkan support system anda sebaik mungkin, karena hal ini bukan tentang kuantitas seberapa sering anda bertemu dengan sahabat atau orang yang anda percayakan sebagai support system, tapi kualitas pada saat pertemuan yang harus di efektifkan. Sehingga anda dan mungkin sahabat anda bisa saling bercerita, berbagi pengalaman, bertukar pendapat, meminta dukungan, bantuan dan sebagainya. Fokus lah pada sahabat anda, tingkatkan terus kualitas hubungan anda tersebut.
  5. Perbanyak pertemanan, memiliki banyak teman juga membantu anda dalam memandang suatu permaslaahan dari sudut yang berbeda. Anda dapat mempelajari cara berpikir seseorang ketika ia bercerita. Pengalaman yang mereka berikan juga dapat membantu anda dalam menghadapi permsalahan yang sedang anda hadapi atau mungkin suatu saat ketika anda menghadapi permasalahan yang sama.

Setelah anda melakukan hal tersebut, tentu akan banyak sekali dampak dan efek yang dapat anda rasakan seperti anda terhindar dari gangguan psikologis hingga anda jadi lebih dapat mengeksplor diri anda. Anda mulai mengetahui hal baru yang ada pada diri anda setelah dinilai oleh dari sahabt anda, sehingga anda dapat mengoptimalkan diri sebaik mungkin. 

Semoga pembahasan kali ini memberikan pengetahuan dan hal baru yang dapat anda bagikan kepada orang sekitar anda. Namun, jika terdapat hal yang kurang dapat di mengerti silahkan mengarah pada kolom komentar di bawah atau pada bagian contact me.

Terima Kasih

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: