Posesif Tanda Cinta ?

Pertama sebelum membahas lebih dalam, alangkah baiknya untuk mengetahui terlebih dahulu arti cinta dan arti posesif, disini saya akan mengartikan kedua kata tersebut dengan artian baku dari KBBI (Kamus Besar Bahasa Indonesia) agar lebih baku. Berdasarkan KBBI, cinta memiliki arti suka sekali; kasih sekali; terpikat; dan ingin sekali, yang dapat saya simpulkan bahwa cinta merupakan perasaan atau emosi positif yang diberikan terhadap suatu hal baik orang, benda atau hal lainnya di dalam kehidupan seseorang.

Kemudian, bagaimana arti posesif pada KBBI yaitu bersifat merasa menjadi pemilik; mempunyai sifat cemburu. Dari kedua arti di atas saya menyimpulkan posesif merupakan sifat seseorang yang merasa memiliki, menguasai, dan memiliki sifat cemburu. Lalu bagaimana kah hubungan kedua kata tersebut? Dalam menjalin hubungan, baik pada pasangan suami istri atau pasangan lainnya tentu harus di dasarkan oleh dasar perasaan, seperti rasa sayang, kasih, maupun cinta. Namun bagaimana jika perasaan cinta yang dimiliki seseorang membuat dirinya menjadi berlebihan dalam berbagai hal dalam hubungan.

Hal berlebihan yang di maksud ialah seperti mengatur kebebasan pasangan, tidak ada nya privasi, mengatur kegiatan, ikut terhadap segala sesuatu, harus menjaga jarak dengan lawan jenis, selalu memberikan update lokasi, memantau dari aplikasi, memasang GPS, hingga mengkloning kan akun sosial media pasangan. Hingga sifat posesif ini lah yang terkadang membuat pasangan merasa tertekan dan dapat berakhir ke pertengkaran.

Apakah posesif atau perasaan memiliki hal wajar ? tentu hal tersebut wajar, setiap orang pasti memiliki perasaan ingin memiliki sesuatu dan menjaganya, namun yang menjadi persoalan ketika hal tersebut menjadi beban atau membuat masalah baru. Contoh nya seorang pekerja marketing yang memiliki pekerjaan untuk bertemu orang baru setiap harinya, namun pasangan yang posesif tentu hal ini menganggu, dan memberikan batasan pada pasangannya. Hal ini menjadi tekanan bagi pekerja tersebut dan tentu akan menimbulkan masalah baru.

“Kebahagiaan adalah ketika apa yang Anda pikirkan, apa yang Anda katakan, dan apa yang Anda lakukan selaras.”

Mahatma Gandhi

Seseorang memiliki alasan tersendiri mengapa menjadi posesif, pada umumnya karena kenangan pada masa lalu yang tidak menyenangkan, misal pasangan selingkuh. kemudian bisa karena lingkungan hingga budaya, misal dalam ajaran atau budaya tertentu untuk selalu mengikuti kemana pun pasangannya pergi, karena akan dianggap pamali jika jauh atau tidak dekat dengan pasangan pada suami atau istri. Kembali lagi saya tekankan hal tersebut tidak menjadi masalah hingga membuat masalah baru.

Disisi lain, terdapat dampak pada seseorang yang memiliki sifat posesif. Dampak ini bisa berupa pada kesehatan, hingga psikologis. Contohnya bisa menjadi beban pikiran, hal ini jika terjadi terus menerus tentu akan mempengaruhi kesehatan. Beban pikiran bisa berupa curiga, khawatir, dan pikiran negatif lainnya. Selain itu bisa memunculkan gangguan kecemasan, Obsessive-compulsive disorder (OCD), hingga terjadinya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT).

Yang harus anda lakukan untuk mengurangi sifat posesif yaitu bisa seperti mengubah pola pikir yang anda miliki, percayakan terhadap pasangan anda, munculkan pikiran-pikiran positif, tanamkan nilai-nilai pada diri anda dan pasangan anda. Serta bagi anda yang sedang merasakan posesif dari pasangan, bantu dan beri dukungan pada pasangan anda, berikan kepadanya rasa aman dan percaya, hal ini membantu pasangan anda yang memiliki sifat posesif untuk mengurangi sedikit demi sedikit.

Kesimpulan dari tulisan saya ini, bahwa posesif merupakan bukan tanda seseorang cinta terhadap pasangannya, namun lebih pada sifat memiliki dan menguasai secara berlebihan. Hal ini berlaku bagi pasangan yang merasa tertekan dan menimbulkan permasalahan baru hingga memunculkan pertengkaran. Segala sesuatu yang berlebihan tentu lah tidak baik. Mencintai sewajarnya, menyayangi sewajarnya sama hal nya dengan makan secukupnya.

Semoga tulisan saya dapat memberikan hal baru bagi anda yang baca. Jika ada hal yang ingin di tanyakan saya persilahkan untuk ke bagian bawah kolom komentar atau mengunjungi bagian contact me.

Terima Kasih

Iklan

One Comment on “Posesif Tanda Cinta ?

  1. Ping-balik: Posesif Tanda Cinta ? – Cerita Kita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: